Rossi-Gibernau Akhirnya Berdamai

rossiSetelah tidak saling berbicara sejak tahun 2004, perseteruan antara Valentino Rossi dan Sete Gibernau akhirnya berakhir. Keduanya berjabat tangan, dan bahkan berpelukan, jelang seri pembuka di Losail.

Kejadian “bersejarah” ini terjadi pada Kamis (9/4/2009) kemarin waktu setempat di Qatar jelang dimulai seri perdana musim 2009. Rossi yang sempat menyebut Gibernau sebagai salah satu pesaing terbesarnya (sebelum era Casey Stoner) akhirnya mau berbicara, berjabat tangan, saling memeluk dan kemudian membuka kemungkinan terjalaninya tali persahabatan.

“Saya berharap bisa melihat dia, bukan melihat di depan saya (saat balapan). Tapi dalam posisi yang lebih baik lagi,” ungkap Rossi seperti diberitakan MCN.

Hubungan Rossi dengan Gibernau retak sejak tahun 2004, yang uniknya juga terjadi pada balapan di Losail. Sejak saat itu kedua pembalap tak pernah saling bertegur sapa hingga Gibernau memutuskan pensiun tahun 2006 dan melakukan comeback ke MotoGP di 2009 ini.

Sepanjang musim tersebut hingga tahun 2006, Rossi dan Gibernau adalah dua musuh bebuyutan dengan kemampuan yang dianggap setara. Namun berbeda dengan Rossi, Gibernau yang tahun ini menginjak usia 36 tahun belum sekalipin jadi juara dunia dan total baru memenangi sembilan balapan.

“Saya bangga dengan apa yang saya lakukan di masa lalu dan saya pikir saya telah menjalani banyak balapan. Saya juga puas memenangi balapan di mana saya menang maupun Rossi yang menang,” timpal Gibernau.

Perseteruan antara kedua pembalap dimulai saat Rossi diputuskan terkena penalti menyusul protes yang dilontarkan Gibernau dan Gresini Honda yang menyebut crew Rossi telah secara ilegal membersihkan grid sebelum balapan. Hubungan keduanya semakin menjad-jadi setelah Gibernau kembali memprotes Rossi yang dianggapnya terlalu agresif sehingga membuatnya sempat nyasar ke gravel di tikungan terakhir GP Spanyol di Jerez.

“Saya ingat banyak pertarungan sengit yang kami lalui. Olahraga ini telah berubah banyak sejak 2003, 2004 dan 2005 saat saya bertarung sangat-sangat ketat dengan Sete dan saya pikir sudah saya sudah menjalani pertarungan terberat dengannya – kadang dengan Loris (Capirossi) – tapi lebih sering dengan Sete, jadi saya gembira dan mengucapkan semoga beruntung buatnya,” pungkas jagoan Fiat Yamaha itu.
sumber : http://www.detiksport.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s